Kamis, 22 Mei 2014

PKB Kerahkan Ratusan Dai Untuk Menangkan Jokowi-JK

Jakarta, Aktual.co — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sukabumi rencananya akan mengerahkan ratusan dai dan ulamanya untuk ikut memenangkan calon presidennya Joko Widodo-Jusuf Kalla di Pemilihan Presiden RI 2014.

"Sudah banyak dai atau penceramah dan ulama yang menyatakan diri siap memenangkan Jokowi-JK untuk menjadi Presiden dan Wapres periode 2014-2019, bahkan dai yang tergabung di PKB juga akan kami kerahkan untuk memenangkan pilpres ini," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Kabupaten Sukabumi, Asep Supriatna, Jumat (23/5).

Menurut Asep, rencananya setiap dai dan ulama yang akan dikerahkan di setiap kecamatan minimalnya 15 orang, sehingga jumlah totalnya mencapai 705 dai dan ulama yang tersebar di 47 kecamatan, namun tidak menutup kemungkinan jumlah pemuka agama yang ikut bergabung akan terus bertambah.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan melakukan istigosah yang akan melibatkan ribuan santri, pemuka agama, ulama, dai dan kyai untuk bersama-sama mendoakan pasangan Jokowi-JK agar bisa memenangkan pilpres yang akan digelar pada 9 Juli mendatang. Selain itu, dengan dukungan dan doa ini akan membantu untuk memuluskan langkah capres dan cawapres yang diusung oleh koalisi empat partai politik yakni PKP, PDI Perjuangan, Partai Nasdem dan Partai Hanura ditambah satu parpol yang baru menyatakan diri bergabung yakni Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

"Tidak hanya di Kabupaten Sukabumi saja yang akan mengerahkan tokoh agama dan santri untuk memenangkan duet Jokowi-JK di daerah lain pun akan melakukan hal yang sama dan kami yakin capres yang kami usung ini akan memenangkan pilpres dengan suara yang telak walaupun koalisi yang kami bangun tidak menggunakan "tenda besar"," tambahnya.

Di sisi lain, dengan pengerahan pemuga agama Islam ini adalah untuk menghadang isu SARA yang dilontarkan oleh oknum yang tidak senang serta takut dengan majunya Jokowi-JK sebagai pasangan capres dan cawapres. Karena selama ini kedua calon tersebut adalah orang yang bersih, jujur dan tegas sehingga satu-satunya jalan menjegal langkah keduanya adalah dengan cara melemparkan isu SARA yang khususnya ditujukan kepada Jokowi.

Namun demikian, masyarakat pun sudah paham dan cerdas dalam memilih calon pemimpin bangsa ini ke depan, sehingga isu-isu negatif dipastikan akan mati di tengah jalan, bahkan pihaknya optimis khusus untuk di Kabupaten Sukabumi suara masyarakat yang akan diberikan kepada pasangan Jokowi-JK lebih dari 60 persen. (Ant) (Sumber Aktual.co)

Cara Belajar Gitar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar